Purwokerto, 7 Juni 2026 – Mahasiswa Internasional HI, Avazzoda Sadii, berhasil menorehkan prestasi membanggakan. Ia sukses menduduki posisi Juara III dalam ajang Lomba Bercerita Tingkat Nasional bertema “Cerita Rakyat Nusantara: Merangkai Cerita, Menjalin Budaya”. Kompetisi ini merupakan hasil kolaborasi antara International Relations Office (IRO) dan Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) Unsoed. Bertempat di Auditorium Lantai 3 FISIP Unsoed pada Rabu 3 Juni, acara bergengsi ini mempertemukan para mahasiswa asing dari berbagai kampus di wilayah Purwokerto.
Kompetisi ini diikuti oleh 13 perwakilan dari Unsoed, Amikom Purwokerto, UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri, Telkom University Purwokerto, serta Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Ketua panitia acara, Tri Murniati, Ph.D menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mendorong apresiasi terhadap kekayaan budaya Nusantara sekaligus mempererat interaksi lintas budaya melalui seni bercerita.
Acara dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Unsoed, Prof. Dr. Sos. Noor Farid, M.Si. beliau mengatakan bahwa cerita rakyat menyimpan kearifan lokal dan nilai kehidupan yang sangat penting untuk diteruskan. Melalui ajang ini, mahasiswa asing diharapkan bisa ikut andil memperkenalkan identitas budaya Indonesia ke panggung global. Sementara Agus Haryanto, selaku direktur dari IRO Unsoed, beliau elihat lomba ini sebagai langkah nyata dalam upaya internasionalisasi kampus. Harapannya, para peserta asing bisa lebih mendalami nilai-nilai tradisi Nusantara dan kelak menjadi duta budaya yang mempromosikan kekayaan Indonesia kepada komunitas internasional.
Pada akhir acara, dewan juri mengumumkan hasil penilaian akhir. Selain Avazzoda Sadii di posisi ketiga, gelar Juara I berhasil diamankan oleh Joseph Mamvura yang juga mewakili Unsoed, disusul oleh Marcia Carvalho Gama dari Telkom University Purwokerto sebagai Juara II.
Lebih dari sekadar ajang unjuk kreativitas, kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Unsoed dalam mendukung poin-poin SDG, terutama pada SDG 4 terkait pendidikan berkualitas lewat pengembangan literasi budaya mahasiswa, serta SDG 17 tentang kemitraan lewat penguatan jejaring komunikasi lintas negara di dunia pendidikan tinggi.
