Program Studi Hubungan Internasional Universitas Jenderal Soedirman merupakan program studi yang mempelajari dinamika hubungan antarnegara dan aktor global dalam berbagai bidang, meliputi politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Program studi ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai isu-isu global serta keterkaitannya dengan konteks lokal, khususnya dalam kerangka pengembangan masyarakat berbasis perdesaan dan kearifan lokal.

Sejak berdiri pada tahun 2010, Program Studi Hubungan Internasional Unsoed telah berkembang sebagai salah satu program studi yang memiliki kekhasan dalam mengintegrasikan perspektif global dengan kebutuhan lokal serta berkomitmen menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing.


Keunggulan Program Studi

Program Studi Hubungan Internasional Unsoed memiliki sejumlah keunggulan sebagai berikut:

  1. Pendekatan Global Berbasis Lokal
    Kurikulum dirancang dengan kekhasan pada kajian masyarakat global yang berbasis perdesaan dan kearifan lokal, sehingga mahasiswa mampu memahami hubungan internasional tidak hanya pada level global, tetapi juga dalam konteks lokal.
  2. Kurikulum Adaptif dan Dinamis
    Kurikulum disusun secara sistematis dan terus dievaluasi untuk menyesuaikan perkembangan global serta kebutuhan dunia kerja, termasuk integrasi dengan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
  3. Penguatan Kompetensi Analitis dan Praktis
    Mahasiswa dibekali kemampuan analisis isu internasional, diplomasi, negosiasi, serta keterampilan penelitian ilmiah yang relevan dengan kebutuhan profesional.
  4. Pilihan Pembelajaran yang Fleksibel
    Mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengambil mata kuliah lintas program studi, mengikuti program magang, serta kegiatan akademik di luar kampus sebagai bagian dari pengembangan kompetensi.
  5. Lingkungan Akademik yang Mendukung
    Program studi mendorong pengembangan prestasi akademik dan non-akademik mahasiswa melalui kegiatan penelitian, diskusi ilmiah, dan kerja sama dengan berbagai mitra nasional maupun internasional.

Konsentrasi Kajian

Program Studi Hubungan Internasional Unsoed menyediakan pilihan konsentrasi kajian yang memungkinkan mahasiswa mengembangkan keahlian sesuai minat akademik, yaitu:

1. Ekonomi Politik dan Pembangunan Global

Konsentrasi ini memfokuskan pada kajian hubungan antara ekonomi dan politik dalam konteks global, termasuk isu pembangunan, perdagangan internasional, energi, dan lingkungan.

2. Studi Strategis dan Keamanan Global

Konsentrasi ini membahas isu-isu keamanan internasional, geopolitik, konflik, serta strategi pertahanan dan keamanan dalam dinamika global kontemporer.

3. Studi Masyarakat Sipil Global

Konsentrasi ini menitikberatkan pada peran aktor non-negara, gerakan sosial, isu kemanusiaan, migrasi, serta dinamika masyarakat global dalam hubungan internasional.

Selain konsentrasi kajian, mahasiswa juga diberikan kebebasan untuk memilih mata kuliah studi kawasan yang mencakup berbagai wilayah dunia, seperti Asia Tenggara, Asia Pasifik, Amerika, Eropa, serta Afrika dan Timur Tengah.


Kompetensi Lulusan

Lulusan Program Studi Hubungan Internasional Unsoed diharapkan memiliki kompetensi sebagai berikut:

  • Menguasai teori, konsep, dan metodologi Hubungan Internasional
  • Mampu menganalisis isu-isu global secara kritis dan sistematis
  • Memahami dinamika kebijakan luar negeri dan diplomasi
  • Memiliki kemampuan penelitian dan penulisan ilmiah
  • Mampu berkomunikasi secara efektif dalam bahasa Indonesia dan bahasa internasional
  • Memiliki kepekaan sosial serta kemampuan bekerja sama dalam konteks global

Prospek Lulusan

Lulusan Program Studi Sarjana Hubungan Internasional memiliki gelar Sarjana Ilmu Sosial (S.Sos.).

Lulusan Program Studi Hubungan Internasional Unsoed memiliki peluang karier di berbagai bidang, antara lain:

  • Diplomat
  • Aparatur pemerintah dan lembaga negara
  • Organisasi internasional dan non-pemerintah
  • Peneliti dan akademisi
  • Jurnalis internasional
  • Aktivis sosial dan kemanusiaan
  • Wirausaha di bidang global

Informasi Lanjutan

Kurikulum

Pendaftaran