Pada tanggal 23 Mei 2018, Jurusan HI dan Soedirman Center Global Studies melakukan kolaborasi dengan mengadakan kuliah bersama mengenai pariwisata internasional di Ruang Sidang FISIP. Acara ini merupakan inisiatif dari kuliah Pariwisata Internasional untuk mengadakan kuliah bersama yang lebih terbuka dibarengi dengan buka puasa bersama. Pembicara kuliah bersama ini merupakan kolaborasi staf pengajar dari dua jurusan, yaitu Ibu Tundjung Linggarwati dari Jurusan HI dan Pak Dodit Bambang Widodo dari Jurusan Komunikasi. Kuliah bersama ini diikuti mahasiswa berbagai angkatan di jurusan HI.
Kuliah ini lebih menekankan mengenai bagaimana pariwisata bersinggungan dengan hubungan internasional. Sebagai sebuah kebijakan negara, pariwisata memberi dampak positif maupun negatif. Pariwisata memberi dampak positif dalam hal masuknya arus turis mancanegara. Dampak negatif yang ada, misalnya, prostitusi dalam pariwisata internasional.
Salah satu hal yang kita senangi dalam pariwisata internasional adalah mengenai kuliner. Jika Indonesia fokus pada menambah destinasi, menambah jumlah kunjungan, dan memperbaiki infrastruktur, negara-negara lain seperti Korea menghadirkan kuliner mereka di sini. Kita merupakan turis pasif bagi mereka.Dengan strateginya, Korea berusaha menghadirkan suasana kuliner di Indonesia. Sama dengan Korea, negara-negara seperti India, Vietnam, dan Malaysia mengeluarkan kebijakan yang sesuai dengan hambatan dan kelebihan yang mereka miliki.
Usai kuliah, para pembicara dan peserta mengadakan buka puasa bersama. Semoga acara ini bermanfaat bagi kita semua. Ke depan, anak-anak muda Indonesia harus lebih banyak berpetualang ke luar negeri. HI hebat!