Diplomasi adalah instrumen politik luar negeri yang bertujuan untuk mencapai kepentingan negara antara lain untuk meningkatkan citra positif negara di ranah global, mencapai kepentingan ekonomi, meningkatkan hubungan baik secara bilateral maupun multilateral dll. Untuk mewujudkan kepentingan tersebut maka diplomat harus memiliki pengetahuan dan kemampuan bernegosiasi, berfikir kritis ddan analitis, memiliki kekampuan menyusun strategi yang baik, berkomunikasi baik lisan dan tulisan dan kemampuan lain yang mendukung tugas diplomat. Terkait dengan hal ini. praktikum diplomasi dirancang untuk memberikan ketrampilan dan pengetahuan tersebut pada mahasiswa Hubungan Internasional.
Pada tahun ajaran 2020/2021, Jurusan Hubungan Internasional bekerja sama dengan The Jakarta Post Foundation menyelenggarakan kegiatan praktikum diplomasi secara daring. Praktikum ini diselenggarakan setiap hari Senin dan Rabu pasca-UTS. Hadir sebagai narasumber praktikum adalah Kornelius Purba (senior editor The Jakarta Post) dan Novan Iman Santosa (Head of Print The Jakarta Post) yang menyampaikan materi tentang opinion writing, negosiasi dan public speaking. Metode yang digunakan dalam praktikum diplomasi ini yaitu ceramah dan praktek meliputi pembuatan opinion writing, role play negosiasi, pembuatan berita (news release) dan media briefing/pers conference. Dalam praktikum ini, mahasiswa mengikuti dengan aktif dan antusias.
Setelah mengikuti kelas praktikum, mahasiswa HI diharapkan mampu mengimplementasikan materi yang diajarkan di kelas. HI hebat!