Simulasi Sidang ASEAN Regional Forum 2017

Jurusan Hubungan Internasional mengadakan kegiatan Simulasi Sidang ASEAN Regional Forum yang diselenggarakan sepanjang semester dengan puncaknya berupa penilaian sidang yang dilaksanakan selama 4 hari, yaitu pada tanggal 8-9 Juni 2017 dan 14-15 Juni 2017. Simulasi sidang ini diikuti oleh mahasiswa Hubungan Internasional angkatan 2016, sebagai bentuk praktikum mata kuliah Organisasi dan Administrasi Internasional.

Simulasi sidang ini menggunakan model ASEAN Regional Forum dimana 18 negara, yaitu 10 negara anggota ASEAN (Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, Brunei Darussalam, Myanmar, Kamboja, Laos, dan Vietnam) dan 8 negara partner (Amerika Serikat, Uni Eropa, Jepang, India, Rusia, Tiongkok, Korea Selatan, dan Australia) mengulas permasalahan yang terjadi di kawasan Asia Tenggara. Simulasi sidang yang diadakan pada semester ini mengusung tema “The Architecture of Southeast Asia Regional Security” dan membuka diskusi terhadap permasalahan kejahatan lintas negara (transnational crime), terorisme, dan keamanan maritim yang terjadi di sekitar kawasan Asia Tenggara.

Rangkaian kegiatan simulasi sidang ini merupakan bagian dari kegiatan mata kuliah Organisasi dan Administrasi Internasional yang dapat disaksikan oleh umum secara gratis. Simulasi ini diselenggarakan di Ruang Sidang Internasional FISIP UNSOED. Pada simulasi ini, mahasiswa berperan sebagai delegasi yang mewakili negara-negara yang mengikuti ASEAN Regional Forum. Mahasiswa harus membawakan mosi yang sesuai dengan sudut pandang masing-masing negara yang diwakilinya dalam diskusi. Seluruh rangkaian simulasi sidang dirancang dan dibawakan semirip mungkin dengan ASEAN Regional Forum yang sebenarnya dengan sistem dan cara-cara diplomasi yang telah diajarkan sepanjang perkuliahan sebelumnya.

Seperti delegasi negara pada forum multilateral yang sesungguhnya, mahasiswa mengenakan formal busines attire (FBA) dan menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa percakapan dalam sidang. Simulasi sidang ini dibuka oleh Wakil Dekan II, Dr. Muslih Faozanudin, M.Si dengan melakukan roll call. Selama empat hari, simulasi sidang akan dilaksanakan oleh dua kelas, dimana masing-masing kelas memiliki waktu dua hari untuk melaksanakan rangkaian sidang secara utuh. Hari pertama digunakan untuk melakukan identifikasi masalah, sedangkan hari kedua sidang sebagai puncak acara yang akan diselenggarakan pada 14-15 Juni akan digunakan untuk menyampaikan working paper dan membentuk draft resolution.

Simulasi sidang ini merupakan kegiatan rutin yang diadakan oleh jurusan Hubungan Internasional pada setiap semester dengan menggunakan berbagai forum lain seperti WTO sebagai model. Dengan kegiatan ini, mahasiswa dapat merasakan pengalaman menjadi delegasi dan melakukan praktek-praktek diplomasi pada forum-forum multilateral. Praktek ini diharapkan dapat menunjang pemahaman mahasiswa mengenai ilmu-ilmu yang telah dipelajari dalam perkuliahan sebelumnya.