Lokakarya Akreditasi: Menuju HI yang Berkualitas
Pada hari Senin tanggal 23 Oktober 2017, Jurusan Hubungan Internasional Universitas Jenderal Soedirman mengadakan lokakarya akreditasi di Libero Cafe & Resto. Lokakarya akreditasi ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu sesi pagi adalah seminar yang diisi oleh Prof. Dr. P. Israwan Setyoko, dan sesi siang adalah rapat akreditasi jurusan yang dipimpin Muhammad Yamin, M.Si selaku ketua jurusan HI.
Lokakarya akreditasi ini dirancang sebagai bagian untuk meningkatkan serta menjaga kualitas pendidikan dan pengajaran terus dilakukan HI UNSOED. Tujuan akreditasi adalah meningkatkan kualitas program studi yang ada melalui penyempurnaan penilaian akreditasi atau mengevaluasi nilai akreditasi yang sudah diperoleh. Seperti telah diketahui, akreditasi program studi menjadi tolok ukur yang digunakan sebagai dasar untuk mengukur dan menetapkan mutu serta kelayakan program studi sarjana dalam menyelenggarakan program-programnya.

Dalam lokakarya tersebut, tim akreditasi dari HI UNSOED telah menyelesaikan beberapa poin dari tujuh borang akreditasi yang dibutuhkan, yang selanjutnya diperiksa dan dikoreksi oleh Prof. Israwan. Untuk menuju pengerjaan borang yang berkualitas, tim akreditasi akan terus menyempurnakan pekerjaan-pekerjaan yang telah dilakukan selama ini. Melalui lokakarya ini, jurusan HI UNSOED diharapkan akan mampu berbenah ke arah yang tepat, yaitu menuju program studi yang berkualitas.
HI hebat!

Dua perwakilan staf pengajar Hubungan Internasional Universitas Jenderal Soedirman (HI UNSOED), Ayusia Sabhita Kusuma dan Arief Bakhtiar D., M.A., mengikuti seminar bertajuk “Journal Animal Production Menuju Indeks SCOPUS pada hari Rabu, 18 Oktober 2017. Seminar tersebut diselenggarakan di Ruang Rapat Lantai 1 Fakultas Peternakan UNSOED. Panitia menampilkan akademisi Institut Pertanian Bogor (IPB) Dr. Anuraga Jayanegara, S.Pt, M.Sc. sebagai pembicara utama.

Dalam hal ini, yang penting bagi pereviu adalah masalah penelitian, urgensi, dan peta jalan penelitian; rekam jejak peneliti; serta potensi tercapainya luaran, baik itu dalam bentuk temuan baru maupun publikasi seperti bahan ajar, model/ kebijakan, HKI, dan lain sebagainya.