counter easy hit
bahis bahis atlasbet baysansli bet10bet betkolik betsidney fashionbet gorabet holiganbet odeonbet romabet betasus betdoksan betgarden btcbahis casinoper casinovale coinbar eurocasino kazansana lesabahis mottobet trcasino trendbet nerobet bahistek

Pada hari Rabu, 13 Januari 2020, pukul 16.00-17.15 WIB, Jurusan HI menyelenggarakan diskusi merespon peristiwa di Capitol Hill, Amerika Serikat (AS). Diskusi virtual ini bertema “Pemilihan Presiden Amerika Serikat dan Desakralisasi The Capitol Hill: Tantangan Demokrasi Amerika Serikat Terkini”. Acara ini diikuti oleh 70 peserta dari berbagai kalangan, terutama mahasiswa.

Pembicara utama diskusi virtual kali ini adalah Virginia Gunawan, jurnalis dan koresponden resmi Voice of America yang berbasis di Washington, D.C. dan Ibu Nuriyeni Bintarsari, dosen dan pengampu mata kuliah Politik dan Pemerintahan AS dan Politik Luar Negeri AS. Diskusi dipandu oleh moderator Bapak Arif Darmawan, yang juga dosen pengampu mata kuliah Politik dan Pemerintahan AS.

Dalam paparannya, Virginia Gunawan menyampaikan mengenai kemungkinan Donald Trump dimakzulkan sebelum waktu turunnya sebagai presiden. Alasan pemakzulan Trump kali ini adalah ”menghasut kericuhan”. Jika terjadi, ini akan menjadi yang kedua kalinya untuk Trump. Virginia juga memaparkan mengenai beberapa konsekuensi jika Trump dimakzulkan, seperti tidak boleh mengambil jabatan di pemerintahan federal dan fasilitas paspampres dan lainnya setelah tidak lagi menjabat presiden. Hal inilah yang mungkin ditargetkan oleh lawan politik Trump.

Sementara itu, Ibu Nuriyeni menyampaikan politik luar negeri AS di bawah Trump yang sudah bisa diduga sebelumnya, yaitu menarik diri dari WHO, menarik diri dari perjuangan mengurangi perubahan iklim, serta tidak terlalu terlibat pada politik global lain yang sebelumnya menjadi perhatian AS.

Mudah-mudahan acara ini bermanfaat untuk kita semua. Stay safe, stay healthy! HI hebat!

 

Please follow and like us:
Pin Share
RSS
YouTube
Instagram
SOCIALICON