Wisuda September, Jurusan HI Luluskan 19 Mahasiswa

Pada hari Jumat, 28 Agustus 2020, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Jenderal Soedirman, mengadakan Yudisium untuk wisuda bulan September. Di tengah situasi pandemik Covid-19, acara diselenggarakan melalui Google Meet.

Dalam yudisium kali ini, Jurusan Hubungan Internasional berhasil meluluskan 19 mahasiswa, yang terdiri dari 8 laki-laki dan 11 perempuan. Atas kelulusan tersebut, Jurusan HI mengucapkan selamat kepada para mahasiswa yang telah berjuang keras untuk lulus di masa sulit ini.

Di tempat terpisah, Ketua Jurusan HI Dr. Agus Haryanto menegaskan bahwa jurusan berkomitmen untuk meluluskan mahasiswa tepat waktu. Meski di tengah pandemik, Dr. Agus Haryanto menyatakan komitmennya bahwa kualitas pembelajaran dan pembimbingan tidak akan menurun.

HI hebat!

Insignia Journal of International Relations Ikuti Pelatihan Reakreditasi, Target Naik ke SINTA 3

Pemimpin Redaksi Insignia Journal of International Relations, Arief Bakhtiar Darmawan, S.IP., M.A., mengikuti pelatihan reakreditasi jurnal yang diselenggarakan oleh Tim Pengelola Jurnal Universitas Jenderal Soedirman. Acara berlangsung di ruang LP3M pada hari Selasa, 25 Agustus 2020. Pelatihan diisi oleh Prof. Agus Raharjo dari Fakultas Hukum dan Juni Sumarmono, Ph.D. dari Fakultas Peternakan.

Prof. Agus menyampaikan. Pereviu biasanya membaca abstrak dan kesimpulan terlebih dahulu. Setelah itu, pereviu biasanya melihat pedoman penulisan sebagai acuan menilai artikel. Untuk jurnal baru, biasanya hanya ada satu pereviu. Sementara untuk jurnal lama yang mengajukan kembali, biasanya ada dua pereviu untuk menilai. Jika terdapat perbedaan nilai yang cukup jauh, dua pereviu akan dipertemukan untuk mencari jalan keluar.

Juni Sumarmono, Ph.D menyampaikan lebih detail mengenai syarat-syarat sebelum pengajuan, seperti ISSN, Google Scholar, DOI, akun Arjuna, dan lain sebagainya. Pengelola jurnal sebaiknya mengambil poin-poin penting yang telah dilakukan oleh jurnal lain yang telah mendapat predikat SINTA 2 atau SINTA 1.

Semoga acara ini mampu memberikan implikasi positif terhadap kualitas Insignia Journal of International Relations. HI hebat!

Komisi Tugas Akhir Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Penulisan

Pada hari Jumat, 21 Agustus 2020, Komisi Tugas Akhir (KTA) menyelenggarakan Sosialisasi dan Pelatihan Penulisan via Google Meet. Acara ini diwajibkan untuk mahasiswa angkatan 2017 dan angkatan di atasnya yang akan mengajukan usulan skripsi. Sosialisasi dan pelatihan penulisan merupakan syarat untuk pengajuan judul melalui SIA.

Sesuai standar lulus tepat waktu, angkatan 2017 merupakan angkatan yang ditargetkan menyelesaikan studi pada tahun 2021. Oleh karena itu, sangat penting bagi mahasiswa untuk memahami aturan pembimbingan dan aturan pedoman standar penulisan skripsi.

Semoga acara ini bisa meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap proses skripsi ke depan. HI hebat!

Persiapan Kuliah Daring, Jurusan HI Memantabkan Strategi Penyusunan RPS

Meskipun libur Tahun Baru Islam, pada hari Kamis, 20 Agustus 2020, staf pengajar Jurusan Hubungan Internasional Universitas Jenderal Soedirman mengadakan rapat penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Rapat berlangsung sejak pukul 08.30 dan 16.30 melalui rapat virtual Google Meet, dengan diselingi ibadah sholat dan makan siang.

Rapat RPS merupakan rapat rutin yang diselenggarakan oleh jurusan tiap menjelang perkuliahan dimulai. RPS yang telah disusun oleh tim pengajar kemudian dipresentasikan dalam rapat untuk dimintakan saran dan koreksi. Setelah rapat ini, masing-masing tim pengajar diberikan waktu seminggu untuk memperbaiki RPS. Media-media kreatif dan inovatif seperti Youtube dan Podcast merupakan tantangan tersendiri bagi para dosen.

Semoga semangat kita tetap terjaga dalam menghadapi kuliah daring semester depan. HI hebat!

Tim Peneliti Jurusan HI Mengadakan FGD, Membahas Penguatan Ketahanan Budaya di Kalangan Pelajar SMA di Purwokerto

Pada hari Selasa, 18 Agustus 2020, tim peneliti Jurusan Hubungan Internasional mengadakan Focus Group Discussion (FGD) mengenai penguatan ketahanan budaya di kalangan pelajar SMA. Tim penelitian berbasis kompetensi ini terdiri dari Tunjung Linggarwati, S.IP., M.Si., Renny Miryanti, S.IP., M.Si., dan Arief Bakhtiar Darmawan, S.IP., M.A. Acara yang diselenggarakan di Red Chili Resto ini berlangsung dari pukul 10.00-12.30 WIB dengan tetap menjalankan protokol kesehatan era pandemic Covid-19.

Dua pembicara yang diundang dalam FGD ini adalah Ir. Destianto, yang merupakan Kabid. Budaya, Disporabudpar, Kabupaten Banyumas, dan Yuniarto K. Adi, yang merupakan perwakilan dari Dinas Pendidikan Wilayah X Jawa Tengah. Kedua pembicara menyampaikan bahwa orang tua, terutama ibu, merupakan sosok yang sangat penting dalam ketahanan budaya. Ir. Destianto mengakui bahwa, meskipun pemerintah terus melestarikan kebudayaan daerah, penguatan ketahanan budaya belum diatur dalam peraturan daerah. Perwakilan sekolah yang hadir dalam FGD menyampaikan bahwa persoalan budaya ini merupakan persoalan serius yang efeknya nyata di masyarakat.

Dengan adanya acara ini, akademisi dari kalangan dosen dan guru bisa saling berbagi perspektif dengan perwakilan pemerintah daerah. Penguatan ketahanan budaya merupakan persoalan yang harus mendapat perhatian kita semua. HI hebat!

Tim Peneliti Jurusan HI Mengadakan Diskusi Multisektor dalam Menghadapi Radikalisme dan Terorisme di Cilacap

Pada hari Selasa, 18 Agustus 2020, tim peneliti Jurusan Hubungan Internasional Universitas Jenderal Soedirman mengadakan Focus Group Discussion di Cilacap. Tim peneliti terdiri dari dua orang dosen, yaitu Nuriyeni Bintarsari, S.IP., M.A. dan Ayusia Sabhita Kusuma, S.IP., M.Soc.Sc. FGD ini merupakan bagian dari penelitian kompetensi berjudul “Analisis Kerja Sama Multisektoral dalam Strategi Kontra Radikalisme di Kabupaten Cilacap”.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, perwakilan Dinas Sosial, Kesbangpol, BAPPEDA, DPRD, Kementrian Agama, NU, Muhammadiyah, serta perwakilan dari beberapa kelompok pengajian di Cilacap.

Kabupaten Cilacap masuk dalam zona merah ancaman terorisme. Kebijakan dan program kontra radikalisme dan deradikalisasi belum tercantum dalam peraturan daerah. Oleh karena itu, FGD ini menjadi sangat penting untuk memahami perspektif masing-masing sektor dalam kemungkinan adanya penyusunan kebijakan kontra radikalisme di Cilacap.

Semoga FGD ini bisa menguatkan kerja sama multisektoral yang selama ini telah terjalin. HI hebat!

Jurnal Hubungan Internasional Rilis Akun Youtube, Mencoba Mengikuti Tren Global

[et_pb_section][et_pb_row][et_pb_column type=”4_4″][et_pb_text]Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, Universitas Jenderal Soedirman, terus mempersiapkan diri menghadapi tren global yang beralih ke pembelajaran daring dan media sosial. Salah satu langkah yang diambil adalah membuat Youtube resmi jurusan. Youtube Jurusan HI bisa diakses di sini. Meskipun isinya masih sederhana, ke depan, media Youtube diharapkan mampu menjembatani pembelajaran antara dosen dan mahasiswa selain tatap muka di kelas. Pengisi konten bukan hanya dari dosen semata, melainkan kolaborasi dengan mahasiswa maupun alumni agar pembelajaran berjalan lebih dinamis. HI hebat![/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

Mahasiswa Jurusan HI Mewakili Universitas Jenderal Soedirman dalam Kompetisi Debat Tingkat Provinsi Jawa Tengah

Yusuf Evendi, Shafira Bulan, dan Viqra Rahmatillah terpilih menjadi perwakilan Unsoed dalam Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) 2020. Ketiganya merupakan mahasiswa Hubungan Internasional Unsoed angkatan 2017 dan 2018. Tim dari Universitas Jenderal Soedirman dibimbing oleh Bapak Nanang Martono, P.hD sebagai ketua, bersama dengan Ibu Renny Miryanti, S.IP., M.Si dan Ibu Diyah Woro Dwi Lestari, S.Psi, MA. KDMI tingkat wilayah (provinsi) akan diadakan pada sekitar akhir Agustus ini.

Saat ini ketiganya tengah menjalani latihan dalam persiapan kompetisi tersebut. Adanya Pandemi COVID19 yang terjadi membuat KDMI 2020 harus dilakukan secara virtual. Hal ini membuat adanya mekanisme dan strategi berbeda yang diterapkan. KDMI 2020 merupakan tahun ketiga dari kompetisi ini diadakan. Setelah sebelumnya dilaksanakan di Semarang dan Sukoharjo.

Semoga membawa hasil yang terbaik! HI hebat!

Editor Insignia Ikuti Webinar “Meet the Editors” Jurnal SINTA 2

Pada hari Rabu, 15 Juli 2020, editor Insignia Journal of International Relations mengikuti webinar pengelolaan jurnal. Acara yang berjudul “Meet the Editors” ini diselenggarakan oleh Centre for Development and International Studies, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, melalui Zoom. Acara ini menampilkan empat narasumber dari empat jurnal Jurusan HI yang berpredikat SINTA 2, yaitu Arie Paksi (Jurnal Hubungan Internasional UMY), Elisabeth Dewi (Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional UNPAR), Baiq Wardhani (Jurnal Global & Strategis UNAIR), dan Yandry Kurniawan (Jurnal Global UI).

Dalam webinar ini, para narasumber yang merupakan editor masing-masing jurnal membahas mengenai kualifikasi naskah yang bisa diterima oleh jurnal tersebut. JHI UMY, misalnya, hanya menerima naskah yang memiliki fokus “politics and international relations” dengan sekup Asia-Pasifik. Tidak hanya itu, para editor juga menyampaikan hal-hal yang membuat naskah ditolak. Selain itu, para editor menceritakan proses perjalanan naskah dari masuk sampai diterbitkan, yang kadang memakan waktu sampai enam bulan. Oleh karena itu, kontributor harus sabar dalam menunggu informasi dari editor.

Webinar berjalan cukup menarik dan banyak menampilkan informasi-informasi baru tentang manajemen jurnal. Semoga Insignia Journal of International Relations bisa mengikuti jejak jurnal-jurnal tersebut untuk menuju SINTA 2. HI hebat!

Seminar Daring Jurusan HI dan AIHII: Teknik Penulisan Jurnal Ilmiah dari Skripsi

Pada hari Jumat, 29 Mei 2020, Jurusan Hubungan Internasional Universitas Jenderal Soedirman bersama Asosiasi Ilmu Hubungan Internasional se-Indonesia (AIHII) mengadakan acara terbatas dengan dosen HI dan beberapa mahasiswa via Zoom. Acara ini menghadirkan para pengurus Indonesian Journal of International Relations (IJIR) yang merupakan jurnal AIHII, seperti Dr. Sylvia Yazid, Dr. Baiq Wardhani, Prof. Tirta Mursitama, Dr. Elisabeth Dewi, Susy Tekunan, M.A. dan Taufik. Pembawa acara dalam pertemuan ini adalah Ade Marup Wirasanjaya, Ph.D dan Dr. Agus Haryanto selaku ketua Jurusan HI Universitas Jenderal Soedirman.

Pembawa acara Ade Marup Wirasanjaya, Ph.D mengatakan bahwa acara ini merupakan strategi dari IJIR untuk mencari kontributor jurnal yang berkualitas dari kampus-kampus se-Indonesia. Sementara itu, Dr. Agus Haryanto mengungkapkan rasa terima kasih untuk IJIR yang telah bersedia mengisi acara. Acara tanya-jawab berlangsung cukup ramai, mulai dari pentingnya menyesuaikan pedoman penulisan, kesepakatan penulis pertama-kedua, sampai pada pembagian biaya publikasi antara dosen-mahasiswa.

Dengan acara ini, Jurusan HI sendiri ingin meningkatkan publikasi dari institusi yang selama ini masih dianggap kurang memadai secara kuantitas. HI hebat!