Jurusan Hubungan Internasional UNSOED dan Kemhan RI Perkuat Kolaborasi melalui Diskusi Pemikiran Strategis Pertahanan Eropa
Purwokerto, 26 Agustus 2026. Jurusan Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) menerima kunjungan Badan Intelijen dan Keamanan Pertahanan (BIK Intelhan) Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dalam kegiatan Diskusi Terbatas Pemikiran Strategis Kementerian Pertahanan RI bersama Jurusan Hubungan Internasional UNSOED, Rabu (26/8).
Kunjungan tersebut menjadi ruang akademik dan strategis untuk mempertemukan perspektif pemerintah dan perguruan tinggi dalam membahas perkembangan lingkungan strategis internasional. Agenda utama diskusi berfokus pada anatomi kebangkitan pertahanan Eropa dan potensinya bagi kemitraan strategis Indonesia.
Dari BIK Intelhan Kementerian Pertahanan RI, kegiatan dihadiri oleh Kol. (Adm) Waskita Adhi dan Martha R.A., S.E., M.Si. (Han). Sementara itu, Jurusan Hubungan Internasional UNSOED diwakili oleh Elpeni Fitrah, Ph.D., Arief Bakhtiar Darmawan, M.A., Ayusia Sabhita Kusuma, M.Soc.Sc., dan Soni Martin Anwar, M.A.
Diskusi membahas dinamika penguatan kapasitas dan orientasi pertahanan negara-negara Eropa serta implikasinya terhadap perubahan konstelasi keamanan internasional. Perkembangan tersebut dinilai penting untuk dikaji dalam kaitannya dengan posisi dan kepentingan strategis Indonesia, termasuk peluang pengembangan kemitraan dengan negara-negara Eropa di bidang pertahanan dan keamanan.
Pertemuan juga menjadi momentum untuk memperluas komunikasi antara Kementerian Pertahanan RI dan Jurusan Hubungan Internasional UNSOED. Kedua pihak membahas berbagai potensi kerja sama kelembagaan dalam mendukung kegiatan akademik dan pengembangan kapasitas mahasiswa.
Beberapa peluang kerja sama yang dibahas antara lain program magang mahasiswa, penelitian bersama, serta keterlibatan sebagai mitra wicara dalam kegiatan akademik. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempertemukan pengetahuan akademik dengan perspektif praktis dalam memahami dinamika politik dan keamanan internasional.
Bagi Jurusan Hubungan Internasional UNSOED, keterlibatan dengan institusi pemerintah menjadi bagian penting dalam memperkuat relevansi pendidikan dan penelitian di bidang Hubungan Internasional. Interaksi dengan pemangku kepentingan strategis juga memberikan kesempatan bagi sivitas akademika dan mahasiswa untuk memperoleh pemahaman yang lebih kontekstual mengenai isu pertahanan, keamanan, dan politik global.
Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh. Penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pemerintah mendukung pengembangan pendidikan yang relevan sekaligus mendorong pertukaran pengetahuan dan penguatan kapasitas kelembagaan dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis.
Diskusi terbatas antara BIK Intelhan Kementerian Pertahanan RI dan Jurusan Hubungan Internasional UNSOED diharapkan menjadi langkah awal bagi terbangunnya kerja sama yang lebih berkelanjutan. Selain memperkaya kajian akademik mengenai perkembangan pertahanan dan keamanan global, kolaborasi ini membuka peluang bagi pengembangan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian yang memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan strategis Indonesia.
