Jurusan Hubungan Internasional dalam Simposium Internasional memperingati 70 tahun relasi Indonesia-China

Pada hari Sabtu, 5 Desember 2020, Universitas Jinan di Guangzhou, China, mengadakan simposium memperingati 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-China. Dalam kegiatan ini, beberapa peneliti dan dosen diundang untuk memberikan sumbangsih pemikiran mengenai bagaimana hubungan Indonesia-China selama ini dan bagaimana prospek hubungan kedua negara ke depan. Beberapa akademisi dari China yang terlibat adalah akademisi dari Universitas Fudan, Universitas Xiamen. Sementara dari Indonesia diwakili oleh Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Indonesia, Universitas Maranata dan CSIS. Selain itu, dalam kegiatan ini juga diundang beberapa praktisi.

Dr. Agus Haryanto dari Universitas Jenderal Soedirman memaparkan mengenai diplomasi panda dan implikasinya bagi hubungan kedua negara. Menurut Dr. Agus Haryanto, praktik pengiriman panda telah memberikan dampak berupa persepsi masyarakat Indonesia yang memandang panda sebagai binatang yang lucu dan damai. Di masyarakat Indonesia, panda juga menjadi binatang yang populer. Namun demikian, praktik pengiriman panda ini tidak serta merta berdampak pada persepsi masyarakat Indonesia terhadap China. Ada beberapa isu yang mengundang reaksi publik bahkan setelah pengiriman panda, seperti isu penangkapan ikan di laut Natuna utara, pengiriman tenaga kerja China ke Indonesia, dan investasi China.

Semoga acara ini menjadi ajang saling berbagi ilmu dan diskusi akademisi dari berbagai negara dan berperan dalam perdamaian di masa depan. HI hebat!

Staf Pengajar dan Tenaga Admin Jurusan HI Meriahkan Dies Natalis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dengan Twibbon

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman telah berkiprah selama 27 tahun dalam dunia pendidikan di Indonesia. Pada tahun 1983, melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor : 0377/0/1993, tanggal 21 Oktober 1993, maka Program Studi Sosiologi dan Program Studi Ilmu Administrasi Negara yang semula bernaung di bawah Fakultas Hukum telah resmi menjadi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP). Setelah itu, perlahan muncul program-program studi baru di FISIP.

Sampai saat ini, FISIP mengampu 5 jurusan program sarjana dan 3 program studi pascasarjana. Tahun-tahun ke depan, sesuai rencana, FISIP tidak menutup kemungkinan akan membuka program studi baru dan kelas internasional.

Untuk memeriahkan Dies Natalis FISIP, tim situs FISIP membuat Twibbon yang bisa diakses dalam tautan berikut. Sejumlah staf pengajar dan staf admin Jurusan Hubungan Internasional turut memeriahkan penggunaan Twibbon dan mengunggahnya ke berbagai media social masing-masing.

HI hebat! Maju terus pantang menyerah!

Volunteer Mahasiswa Hubungan Internasional di International Conference of Political, Social, and Humanities 2020

International Conference of Political, Social, and Humanities (ICPSH) 2020 yang berlansung pada tanggal 25-26 November 2020 berlangsung lancar. Salah satu yang ikut andil dalam kesuksesan acara adalah bantuan volunteer dari mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, tak terkecuali mahasiswa Jurusan Hubungan Internasional.

Pada plenary session hari pertama, 25 November, Shafira Bulan dan Kartika Candra sukses membawakan acara yang dihadiri para pembicara terkemuka internasional. Pada parallel session hari kedua, 26 November, para mahasiswa HI yang dikoordinatori oleh Herdho Husna Akmal bertindak sigap menjadi LO dan notulen, serta menghubungi para presenter untuk masuk grup WhatsApp untuk persiapa hari kedua. Dalam persiapan menuju acara utama, beberapa mahasiswa juga membantu kesekretariatan.

Jurusan Hubungan Internasional mengucapkan terima kasih kepada Akmal dan kawan-kawan mahasiswa lain yang telah membantu dalam kelancaran acara ICPSH 2020. Sampai jumpa dalam acara-acara akademis lainnya!

HI hebat!

Alumni dan Mahasiswa Jurusan Hubungan Internasional Berpartisipasi dalam Konferensi Internasional FISIP

Sebanyak dua belas mahasiswa dan alumni Jurusan Hubungan Internasional, Universitas Jenderal Soedirman, mengikuti International Conference  on Political, Social, & Humanities Sciences 2020 yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Jenderal Soedirman. Dalam konferensi ini, peserta harus mengikuti plenary session pada hari pertama (25 November 2020) dan parallel session pada hari kedua (26 November 2020). Pada hari pertama, peserta harus menghadiri seminar via Zoom. Panitia mendatangkan Profesor Christian Reus-Schmit dari University of Quensland sebagai keynote speaker. Pada hari kedua, peserta harus mempresentasikan full paper dalam bahasa Inggris mereka melalui room yang telah ditentukan.

Ke-12 mahasiswa dan alumni tersebut adalah Sonya Rino, Faishal Ihsan, Yulia Fadhillah, Stanislas Kotska Jesias, Reza Desfarika, Arum Tri Utami, Salma Adilla Hanifa, Gita Amalia Pravitasari, Ahmad Zufar, Nafarani Guwanti, Novi Kartika Nurlaili, dan Inda Rowahida Usman.

Jurusan HI sangat bangga dengan semangat dan keberanian para mahasiswa dan alumni dalam mengikuti dan menyampaikan hasil penelitian mereka dalam konferensi internasional ini. Selain diikuti beberapa peserta dalam negeri dari berbagai macam universitas, ICPSH 2020 juga diikuti berbagai peserta dari luar negeri.

HI hebat!

Welcome Meeting ICPSH 2020: Seluruh Pembicara Konfirmasi Hadir

Pada hari Senin, 23 November 2020, panitia International Conference on Political, Social, & Humanities mengadakan “welcome meeting” dengan para pembicara yang akan mengisi konferensi. Konferensi internasional FISIP tahun ini bertema “Navigating Global Society in the Disruptive Era”. Konferensi akan berlangsung selama dua hari, yaitu sesi utama pada tanggal 25 November 2020, dan sesi panel pada tanggal 26 November 2020.

Panitia yang mewakili “welcome meeting” adalah Arif Darmawan dan Muhammad Yamin selaku ketua dan wakil ketua, Agus Haryanto dan Tunjung Linggarwati selaku sie acara, serta Nuriyeni Bintarsari dan Nurul Azizah Zayzda sebagai moderator. Seluruh pembicara konferensi telah menyatakan kesediaan untuk hadir, yaitu Prof. Christian Reus-Smit (University of Queensland), Prof. Mohtar Mas’oed (Universitas Gadjah Mada), Prof. Zhang Zhenjiang (Jinan University), Prof. Miriam Estrada-Castillo (Universidad Casa Grande), dan Luthfi Makhasin, Ph.D (Universitas Jenderal Soedirman).

Untuk para kolega akademisi yang ingin menjadi peserta sesi utama dengan para pembicara di atas, masih sangat memungkinkan. Pendaftaran peserta konferensi internasional melalui tautan https://zoom.us/webinar/register/WN_bqP0xIANS4SmSDFsu9UP-Q.

HI hebat!

Jurusan HI Selenggarakan Lokakarya Persiapan Kelas Internasional

Selama dua hari, 3 dan 4 November 2020, Jurusan HI mengadakan lokakarya untuk mempersiapkan pendirian kelas internasional. Pada hari pertama, acara lokakarya dimoderatori oleh Arief Bakhtiar D., M.A., dengan menampilkan tiga pembicara, yaitu Ibu Diah Kusumaningrum dari International Undergraduate Programme (IUP) Universitas Gadjah mada, Bapak Sugeng Riyanto dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, dan Bapak Erwin Ardli dari International Relations Office (IRO) Universitas Jenderal Soedirman. Pada hari pertama ini, Ibu Diah dan Pak Sugeng berbagi pengalaman dalam mengelola kelas internasional yang telah berdiri lama di UGM dan UMY. Sementara itu, Pak Erwin berbicara mengenai urgensi kelas internasional bagi indeks prestasi Universitas Jenderal Soedirman.

Pada hari kedua, acara lokakarya dimoderatori oleh Dr. Agus Haryanto, dengan mendatangkan pembicara Bapak Agung Praptapa dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Jenderal Soedirman. Pak Agung menyampaikan suka dan duka dalam mengelola mahasiswa asing dan perjuangan untuk meningkatkan kualitas kelas internasional di FEB. Pak Agung juga menyampaikan bahwa Jurusan HI sebaiknya mendirikan kelas internasional saja secara menyeluruh, tanpa kelas reguler. Saran tersebut merupakan dukungan yang sangat diapresiasi oleh jurusan.

Hadir dalam acara ini, Dekan FISIP Jarot Santoso, Wadek I Luthfi Makhasin, dan Wadek III Tri Wuryaningsih yang mendukung penuh pendirian kelas internasional Jurusan HI. Mudah-mudahan segala persiapan menuju kelas internasional menuju ke arah yang positif demi meningkatkan kualitas pembelajaran pada level fakultas dan universitas. HI hebat!

Webinar Diplomasi Indonesia di Asia Timur: Mencari Peluang, Mengatasi Hambatan

Jurusan Hubungan Internasional Universitas Jenderal Soedirman mengadakan webinar bertajuk “Diplomasi Indonesia di Asia Timur” pada hari Selasa, 27 Oktober 2020, pukul 09.00-12.00 WIB. Webinar ini menghadirkan Dosen DIHI Universitas Gadjah Mada Siti Daulah Khoiriati, M.A., Ph.D, Dosen Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara Indra Kesuma Nasution, Ph.D, serta Dosen Jurusan HI Universitas Jenderal Soedirman Dr. Agus Haryanto. Moderator acara kali ini adalah Dosen Jurusan HI Universitas Jenderal Soedirman Ayusia Sabhita Kusuma, M.Soc.Sc dan MC dari mahasiswa, yaitu Atalia Eureka Taju.

Dalam sambutan pembuka, Wakil Dekan FISIP Luthfi Makhasin menyampaikan permintaan maaf Dekan FISIP dan mengharapkan agar program pengembangan akademik maupun jaringan epistemik di masing-masing prodi seperti webinar ini berjalan dengan lancar. Dr. Agus Haryanto membahas bahwa Cina bisa lebih memanfaatkan FTA dengan Indonesia daripada Jepang, yaitu 44% berbanding 14%. Sementara itu, Ibu Daulah menyatakan bahwa bantuan pembangunan Jepang pascareformasi dalam program ODA, yang selaras dengan program MDGs dan SDGs, mulai mengalami perubahan di era Jokowi karena masuknya beragam investasi dari Cina. Bapak Indra Kesuma menyayangkan potensi ekspor produk Indonesia ke Jepang yang terhambat karena birokrasi. Meski Indonesia adalah produsen pisang terbesar ke-3 di dunia, Jepang memilih impor melalui Singapura. Singapura sendiri mengimpor pisang dari Indonesia.

Masih banyak potensi yang bisa diangkat Indonesia dalam ekspor-impor maupun investasi dari Cina atau Jepang. Mudah-mudahan webinar ini bisa meningkatkan pengetahuan dan keilmuan kita. HI hebat!

Kolaborasi kelas Militer dan Politik Prodi Hubungan Internasional UNSOED dan Prodi Politik Pemikiran Islam IAIN Kudus

Prodi Hubungan Internasional Universitas Jenderal Soedirman mengadakan kolaborasi kelas dengan Prodi Politik Pemikiran Islam IAIN Kudus untuk mata kuliah Militer dan Politik. Mahasiswa dari IAIN Kudus merupakan mahasiswa yang diampu oleh Dosen Nevy Rusmarina, M.A., sementara kelas Militer dan Politik di Jurusan HI Universitas Jenderal Soedirman diampu oleh Dosen Arief Bakhtiar Darmawan, M.A. Acara ini dihadiri oleh 53 mahasiswa melalui Google Meet.

Kelas kolaborasi ini membahas dua hal utama, yaitu kontrol sipil atas militer dan studi kasus militer dalam politik dalam negeri. Untuk poin pertama, Arief Bakhtiar Darmawan, M.A. menyampaikan bahwa kontrol sipil terdiri dari dua hal, yaitu melalui perundangan-perundangan dari atas, yang mana presiden atau kepala negara berada di atas militer, dan melalui peningkatan profesionalisme militer itu sendiri. Untuk poin kedua, Arief Bakhtiar Darmawan, M.A. membahas mengenai perbandingan keberpihakan militer dalam demonstrasi Musim Semi Arab pada tahun 2011 dan 2012 di kawasan Timur Tengah. Dalam Musim Semi Arab, ada militer yang berada di pihak demonstran, berada di pihak pemerintah, maupun malah melakukan kudeta.

Diskusi berlangsung seru dengan adanya 4-5 pertanyaan menarik dari para mahasiswa. Mudah-mudahan kelas ini menjadi penguat bagi demokrasi dan kebebasan sipil di Indonesia. HI hebat!

Webinar HI X Sekdilu, Khasan Ashari: Seorang Milenial Harus Memiliki Jiwa Kompetisi yang Tinggi

Departemen PSDM Korps Mahasiswa Hubungan Internasional UNSOED telah sukses mengadakan Webinar yang bertajuk “Calls For Millennials: Discover Your Opportunity in the Diplomacy Field Through Sekdilu” bersama Khasan Ashari, M.IA, M.Dipl. selaku Direktur Sekolah Dinas Luar Negeri Kementrian Luar Negeri Republik Indonesia yang hadir sebagai pembicara atau narasumber utama pada tanggal 6 Oktober 2020 lalu. Pelaksanaan Webinar dilakukan dengan penuh antusiasme via daring yang menggunakan aplikasi Zoom dan disiarkan secara langsung melalui akun youtube resmi KOMAHI UNSOED. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bapak Dr. Agus Haryanto, S.IP., M.Si. selaku Ketua Jurusan Hubungan Internasional UNSOED dan Ibu Tunjung Linggarwati S.IP., M.Si. selaku Pembina KOMAHI UNSOED serta dihadiri oleh kurang lebih 90 peserta. 

Kegiatan ini bertujuan sebagai sarana bagi mahasiswa HI UNSOED dalam meningkatkan rasa ketertarikan mereka terhadap profesi diplomat yang diawali dengan pembahasan materi dan perkenalan Sekolah Dinas Luar Negeri (SEKDILU) secara detail kepada mahasiswa HI UNSOED. Materi tersebut disampaikan oleh Bapak Khasan Ashari. Beliau memberi gambaran seperti apa SEKDILU kepada mahasiswa HI dan bagaimana proses menuju ke jenjang karir sebagai diplomat muda melalui SEKDILU. Selanjutnya, Bapak Khasan memberikan tips kepada mahasiswa HI UNSOED agar dapat lolos masuk ke SEKDILU sebagai tahap awal untuk menjadi diplomat Indonesia di luar negeri. Kemudian, Bapak Khasan tidak lupa untuk memberikan berbagai motivasi kepada mahasiswa HI UNSOED untuk memperdalam ilmu berdiplomasi dan merintis karir sebagai diplomat muda Indonesia melalui SEKDILU. Beliau juga berpesan agar mahasiswa HI UNSOED sebagai millenial memiliki jiwa kompetisi dan daya saing yang tinggi.

Jurusan HI UNSOED berharap melalui kegiatan ini akan semakin meningkatkan hubungan kerjasama antara jurusan Hubungan Internasional UNSOED dengan Sekolah Dinas Luar Negeri (SEKDILU) serta memberikan manfaat bagi seluruh peserta Webinar untuk lebih menggali potensi mereka di ranah diplomasi Indonesia.

Jurusan HI Adakan Pertemuan Audit Mutu Internal

Pada hari Senin, 5 Oktober 2020, Jurusan HI menyelenggarakan Audit Mutu Internal (AMI) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Jenderal Soedirman. Audit diselenggarakan secara daring melalui Google Meet pada pukul 09.00-selesai dan dihadiri oleh dosen-dosen Jurusan HI. AMI sendiri merupakan salah satu tahapan kegiatan evaluasi yang dilakukan secara periodik setahun sekali untuk program studi. Rapat AMI diselenggarakan setelah sebelumnya jurusan mengisi borang evaluasi diri.

Auditor AMI dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik untuk Jurusan HI adalah Bu Denok Kurniasih dan Bu Wiwik Novianti. Dalam rapat tersebut, Jurusan HI mendapat banyak masukan dan saran untuk meningkatkan kualitas jurusan, seperti perlunya penegasan kelebihan atau keunikan Jurusan HI dibanding jurusan lainnya. Semoga rapat AMI bisa memberikan semangat bagi jurusan untuk terus maju. HI hebat!